Fungsi dan Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi Indonesia

January 10, 2018
Fungsi Pers - Saat ini pers sudah menjadi kebutuhan dari kalangan anak-anak hingga kalangan dewasa. Mereka mengenal pers dan merasa membutuhkannya meskipun dalam bentuk yang berbeda-beda. Pers dibutuhkan oleh masyarakat, sebab pers memiliki fungsi dalam kehidupan masyarakat.

#a. Fungsi Pers Menurut UUD Nomor 40 Tahun 1999

Hukum keberadaan pers di Indonesia diatur oleh UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Melalui undang-undang inilah kehidupan pers di Indonesia diatur.
Berikut fungsi pers menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 :

Fungsi dan Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi Indonesia


  • Sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial.
  • Sebagai lembaga ekonomi, perusahaan pers dikelola sesuai dengan prinsip ekonomi, agar kualitas karyawannya semakin meningkat dengan tidak meninggalkan kewajiban sosialnya.


#b. Fungsi Pers Secara Umum

Secara umum fungsi pers memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :

1). Sarana Informasi

Pers sebagai sarana informasi merupakan fungsi utama pers. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini, masyarakat memiliki kebutuhan besar untuk mengakses berbagai informasi untuk menunjang aktivitasnya, bahkan memperoleh informasi terkini (up to date) telah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang dan menjadi candu bagi dirinya. Baik dalam bentuk tulisan, liputan, maupun pemberitaan yang disajikan di berbagai media masa, pers menjadi sarana informasi bagi masyarakat. Melalui informasi-informasi yang disajikan  oleh pers, masyarakat menjadi mengetahui banyak hal  yang terjadi di berbagai belahan bumi kita ini, baik itu lokal maupun dalam tingkatan nasional, maupun internasional.

fungsi pers pers sebagai sarana informasi


Masyarakat dengan sangat mudah mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan melalui media masa yang ada, yaitu dengan membaca koran ataupun membaca sebuah majalah, menonton televisi, mendengarkan radio maupun mencari sebuah informasi melalui internet. Kemudahan dalam mengakses informasi ini tidak terlepas dari majunya perkembangan teknologi di dunia komunikasi saat ini, sehingga masyarakat sangat mudah mengakses sebuah informasi yang dibtuhkan dan dalam waktu yang relatif singkat.

2). Sarana Pendidikan

Selain berfungsi sebagai sarana informasi, pers juga dapat berfungsi sebagai sarana pendidikan. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi di bidang komunikasi serta meningkatnya pola berfikir masyarakat, maka keberadaan pers sebagai sarana komunikasi menjadi semakin efektif untuk menjadi sebuah sarana pendidikan. Melalui tulisan-tulisan maupun penyampaian diradio ataupun di televisi, seseorang dapat memperoleh suatu pengetahuan yang mendidik, baik dalam aspek intelektualitas maupun spiritualitas. Terdapat hal menarik untuk kita garis bawahi mengenai fungsi pers sebagai sarana pendidikan, yaitu keberadaan fungsi mendidik ini tidak disadari secara langsung oleh masyarakat sehingga masyarakat tidak merasa digurui namun nilai-nilai yang ingin disampaikan dapat tersampaikan secara baik. Kondisi yang demikian menjadi suatu kelebihan pada  satu sisi namun juga menjadi suatu kelemahan pada sisi yang lainnya, hal ini karena efek mendidik ini sangat umum, tidak hanya dalam hal yang positif namun juga ada hal-hal negatif yang secara tidak langsung juga tersampaikan.

fungsi pers sebagai sarana pendidikan


Terkait dengan pers sebagai sarana pendidikan, masyarakat hendaknya mampu mengontrol diri unuk dapat mengambil sisi positif dari tampilan yang ada dalam pers. Pers dan negara juga memiliki kewajiban untuk mengontrol materi yang disampaikan atau dimuat melalui pers sehingga dampak-dampak negatif yang mungkin ditimbulkan dapat diminimalisir.

3). Memberikan Sebuah Hiburan

Selain menyajikan berbagai informasi yang bermanfaat yang dibutuhkan serta sebagai sarana pendidikan, pers juga memberikan hiburan kepada masyarakat. Setelah lelah melakukan aktivitas sepanjang hari, masyarakat membutuhkan hiburan untuk mengisi kembali energi yang telah digunakan sepanjang hari.

Setiap individu mempunyai kecenderungan masing-masing dalam menentukan hiburan yang dipilih. Ada orang yang menyukai tayangan komedi sebagai hiburan, ada yang menyukai tayangan berita olahraga sebagai hiburannya, ada juga yang menyukai koran ataupun sebuah majalah untuk sebuah sarana hiburan, dan kesemuanya itu disajikan oleh pers.

4). Mengubungkan Atau Menjembatani (Komunikator)



Fungsi pers sebagai komunikator dan penghubung antara masyarakat dengan masyarakat maupun antara masyarakat dengan pemerintah sangatlah efektif, mengingat jangkauan pers yang mampu menyebar ke berbagai wilayah dan kehadiran pers yang dapat di terima oleh banyak kalangan. Oleh sebab itu pers seringkali dijadikan sebagai sarana untuk menyalurkan aspirasi dari bawah ke atas (dari rakyat kepada pemerintah) dan begitu pula sebaliknya, sebagai sarana penyampaian kebijakan dari atas ke bawah (dari pemerintah kepada masyarakat atau rakyat).

5). Menjadi Kontrol Sosial

Dalam negara demokratis, rakyat memiliki hak dan juga kewajiban untuk turut serta dalam jelannya suatu pemerintahan. Oleh sebab itu, rakyat harus senantiasa melakukan kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Untuk dapat melaksanakan kontrol terhadap jalannya pemerintahan, rakyat membutuhkan sarana yang mendukung. Dalam hal inilah pers menjadi saran yang efektif untuk melakukan kontrol sosial melalui berbagai pemberitaan yang disampaikan secara dua arah. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya atau kritikannya yang membangun melalui berbagai media komunikasi yang ada. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak.

#c. Fungsi Pers Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan beberapa fungsi pers menurut para ahli :

1). Fungsi Pers Menurut Mochtar Lubis

  • Menurut Mochtar Lubis, pers memiliki beberapa fungsi sebagai berikut ini :
  • Fungsi pemersatu, yaitu memperlemah kecenderungan perpecahan dalam masyarakat.
  • Fungsi mendidik, artinya ialah memberikan sebuah informasi perkembangan IPTEK supaya dapat di manfaatkan untuk mencapai kesejahteraan manusia.
  • Fungsi public watch dog atau penjaga kepentingan umum, hal ini mengadung arti bahwa pers harus mampu melawan setiap kebijakan yang bertentangan dengan kepentingan rakyat.
  • Fungsi menghapuskan mitos dan mistik dari kehidupan politik negara-negara berkembang.
  • Fungsi sebagai forum untuk membicarakan masalah-masalah politik yang dihadapi oleh negara-negara Asia dan dapat menumbuhakn dialog agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan bersama-sama.


2). Fungsi Pers Menurut M. Gurevitch dan J.B. Blumler

  • Menurut M. Gurevitch dan J.B. Blumler, pers memiliki beberapa fungsi dan juga peran penting dalam masyarakat demokratis sebagai berikut ini :
  • Memberikan informasi mengenai perkembangan kehidupan sosio-politik kepada masyarakat.
  • Memberikan gambaran mengenai isu-isu penting yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
  • Menyediakan wahana untuk melakukan debat politik antara berbagai sudut pandang yang berbeda dalam hidup bermasyarakat.
  • Membantu pemerintah dalam memperhitungkan cara yang sesuai dalam menggunakan kekuasan.
  • Memberikan sumbangan kepada warga masyarakat untuk belajar, memilih dan terlibat dalam kehidupan bersama, termasuk di dalamnya proses politik.


3). Fungsi Pers Menurut Kusman Hidayat

Menurut Kusman Hidayat, pers memiliki 4 (empat) fungsi berikut :

  • Fungsi pendidik, hal ini mengandung makna bahwa melaui karya-karya yang dicetak oleh pers dengan segala isinya baik secara langsung maupun tidak langsung dan dengan sifat keterbukaannya, pers membantu masyarakat meningkatkan pengetahuannya.
  • Fungsi penghubung, hal ini mengandung makna bahwa dengan ciri universal yang dimiliki oleh pers, menjadikan pers sebagai sarana lalu lintas hubungan antarmanusia. Melalui pers akan tumbuh saling pengertian dan saling tukar pandangan bagi perkembangan dan kemajuan hidup manusia.
  • Fungsi pembentuk pendapat umum, hal ini mengandung makna bahwa rubrik-rubrik dan kolom kolom tertentu seperti tajuk rencana, pikiran pembaca, dan lain sebagainya merupakan suatu ruang untuk memberikan pandangan atau pikiran masyarakat.
  • Fungsi Kontrol, Hal ini mengandung makna bahwa dengan fungsi ini pers berusaha melakukan bimbingan dan pengawasan kepada anggota masyarakat tentang tingkah laku yang benar atau tingkah laku yang tidak dikehendaki oleh masyarakat.


#d. Fungsi Pers Dalam Masyarakat Demokratis

Berikut fungsi pers dalam masyarakat demokratis :

1). Saluran Informasi Kepada Masyarakat

Pers berperan untuk mencari dan menyebarkan berita secara cepat dan luas kepada masyarakat. Pers menjadi sebuah sarana informasi antarkelompok masyarakat. Dalam hal ini pers sebagai sarana komunikasi dari pers itu sendiri kepada masyarakat dan pertukaran informasi antarmasyarakat.

2). Saluran Bagi Debat Publik dan Opini Publik

Pers berperan sebagai sarana komunikasi dari bawah ke atas atau dari masyarakat kepada negara. Masyarakat luas dapat menyampaikan berbagai inspirasi, pendapat, kritikan, usulan, dan saran melalui pers. Pers menjadi sarana yang efektif dalam menampung berbagai aspirasi rakyat.

3). Saluran Investigasi Mengenai Masalah-Masalah Publik

Pers menjadi sarana mengungkap masalah-masalah publik secara luas, seperti kebijakan pejabat, masalah pembangunan, program, dan juga usaha-usaha pemerintah kepada masyarakat. Informasi yang sebelumnya tertutup dan terbatas di kalangan pemerintahan menjadi terbuka dan diketahui masyarakat.

4). Saluran Program Pemerintah dan Kebijakan Publik Kepada Masyarakat

Program, keputusan, kebijakan dan peraturan-peraturan baru dari pemerintah semakin cepat sampai kepada masyarakat dengan perantara pers. Seorang menteri yang mengeluarkan kebijakan baru dapat melakukan konferensi pers dengan mengundang para reporter dan wartawan.

5). Saluran Pembelajaran Kepada Masyarakat

Pers memberikan pendidikan, wawasan pengetahuan, dan mencerdaskan masyarakat. Masyarakat yang secara continue mencari dan mendapatkan berita dari pers akan semakin luas ilmu, wawasan, dan pengetahuannya. Pers sangat berperan dalam mencerdaskan masyarakat.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments