Monday, January 8, 2018

Pengertian dan Macam Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Topologi Jaringan - Istilah Topologi jaringan merujuk pada cara bagaimana sebuah jaringan komputer dibentuk secara fisik atau secara logis. Pada jaringan komputer, dua atau lebih peralatan terhubung ke sebuah link dan dua atau lebih link yang saling terhubung kesebuah link dan dua atau lebih link saling terhubung membentuk sebuah Topologi.


Topologi Jaringan merupakan sebuah penggambaran geometris hubungan atau sambungan antarlink maupun peralatan (disebut simpul jaringan atau node) satu dengan lainnya.

#1. Topologi Bus

topologi jaringan bus
sumber : zeroclient.co.id

Topologi bus merupakan sebuah Topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisi atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. Berikut ini adalah karakteristik dari Topologi bus:

  • menggunakan konfigurasi sambungan multipoint. Sebuah kabel utama bertindak sebagai tulang punggung (backbone) lalu lintas data. Semua komputer dan peralatan jaringan terhubung ke backbone.
  • Tidak terdapat sebuah pengendali pusat, apabila terjadi pengiriman pesan yang bersamaan oleh dua komputer, maka salah satu komputer menunggu sampai sinyal tersebut lewat, kemudian komputer tersebut mengulangi proses transmisi kembali.
  • terdapat workstation (komputer) dan T-Connector disepanjang kabel.
  • Bila salah satu segmen kabel putus, maka salah satu aktivitas pada jaringan akan berhenti


Topologi bus memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari Topologi bus :

  • Mudah di pasang pada komputer atau perangkat lain kedalam sebuah kabel utama.
  • Tidak terlalu banyak menggunakan kabel.
  • Penambahan workstation dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Hemat biaya dalam penggunaannya.


Sedangkan kekurangan dari Topologi bus ini akan dijelaskan di bawah ini :

  • Seluruh jaringan akan terhenti aktivitasnya bila terdapat sebuah kerusakan pada kabel utama.
  • Membutuhkan terminator pada ujung kabel utamanya.
  • Sangat sulit mengidentifikasi permasalahan jika jaringan sedang down.
  • Terjadi kepadatan lalu lintas pada jalur utama.


#2. Topologi Ring

topologi ring

commons.wikimedia.org

Disebut dengan topologi ring (dalam bahasa indonesia "cincin") karena topologi ini memiliki bentuk yang hampir menyerupai sebuah ring (cincin). Adapun karakteristik dari topologi ring adalah sebagai berikut :

  • Piranti yang terhubung secara langsung melalui sebuah sambungan point to point, kedua piranti lain membentuk sebuah jaringan loop atau tertutup.
  • Sinyal berjalan sepanjang lintasan dalam satu arah dari piranti ke piranti lain sampai mencapai penerimaan tujuan.
  • Tidak terdapat pengendali pusat.
  • Sederhana dalam layout.
  • Pemasangannya yang mudah, namun memiliki jangkaun yang terbatas.


Topologi jenis ini pastinya juga memiliki sebuah kekurangan dan juga kelebihan, berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari topologi ring :

  • Pemasangannya dan pengaturannya yang relatif lebih mudah, karena setiap piranti (komputer) hanya terhubung ke dua piranti lain.
  • Untuk menambah atau mengurangi piranti hanya memerlukan dua sambungan saja.
  • Deteksi kerusakan mudah dilakukan.


Namun selain memiliki kelebihan pastinya juga terdapat kekurangan yang dimilikinya, nah berikut ini akan di jelaskan beberapa kelemahan dari topologi ring ini :

  • Jaringan bersifat terbatas akibat adanya batasan panjang  lintasan lingkaran, sehingga banyak piranti pun terbatas.
  • Jaringan bersifat rentan gangguan. Jika terjadi kerusakan pada salah satu jaringan, maka seluruh jaringan tidak dapat berfungsi dengan baik.


#3. Topologi Star

topologi star

MikuniTensai

Pada topologi star, setiap workstation, server maupun perangkat lain yang terkoneksi ke jaringan akan melewati sebuah hub atau concentrator. Data yang terkirim ke jaringan akan mengatur dan mengontrol keseluruhan fungsi jaringan sekaligus bertindak sebagai repeater. Topologi star banyak digunakan di berbagai perusahaan atau instansi karena kemudahan dalam mendeteksi kerusakan pada sistem jaringan. Adapun karakteristik dari topologi star adalah sebagai berikut :

  • Setiap komputer atau alat yang terhubung langsung, menggunakan konfigurasi point to point, dengan pengendali pusat berupa sebuah Hub.
  • Menggunakan kabel UTP.


Topologi star memiliki kelebihan dan juga memiliki sebuah kekurangan, berikut ini akan dijelaskan dari kelebihan :

  • Pemasangannya yang relatif mudah, karena setiap alat / komputer hanya Membutuhkan satu port I/O.
  • Deteksi kesalahan cukup mudah untuk dilakukan.
  • Kerusakan pada salah satu link tidak akan mempengaruhi sambungan yang lain, asalkan hub masih berfungsi dengan baik.


Sedangkan kekurangan dari topologi star adalah sebagai berikut ini :

  • Membutuhkan lebih banyak kabel.
  • Membutuhkan penanganan yang khusus.
  • Membutuhkan hub atau concentrator, jika terjadi sebuah Kerusakan pada hub tersebut maka komputer-komputer yang sebelumnya terhubung tidak akan terdeteksi.


#4. Topologi tree

topologi tree

Nesaba Media

Topologi tree merupakan perpaduan antara topologi bus dan star, yaitu terdiri atas kelompok-kelompok dari workstation konfigurasi topologi Star yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi bus. Topologi ini memungkinkan untuk mengembangkan jaringan yang telah ada dan memungkinkan sebuah perusahaan untuk mengonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya. Topologi ini biasanya digambarkan untuk interkoneksi antarsentral dengan tingkatan yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin rendah dan semakin keatas mempunyai tingkatan semakin tinggi. Topologi tree merupakan topologi yang paling cocok untuk digunakan pada jaringan komputer. Adapun karakteristik dari topologi tree akan dijelaskan di bawah ini :

  • Merupakan modifikasi atau gabungan dari beberapa topologi star.
  • Terdapat dua macam hub pada topologi tree, yaitu hub pusat / sentral (primer) dan hub sekunder, hub primer menghubungkan setiap hub sekunder.
  • Hub sentral atau primer pada topologi tree merupakan hub aktif.


Topologi tree juga memiliki kelebihan juga sebuah kekurangan sama halnya dengan topologi lainnya, berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari topologi tree :

  • Koneksi langsung pada segmen jaringan tungal.
  • Adanya hub sekunder memungkinkan lebih banyak perangkat yang dapat tersambung ke sebuah hub sentral, sehingga menambah jarak jangkau pada jaringan topologi tree.
  • Didukung oleh beberapa produsen hardware dan juga software.


Nah selain beberapa kelebihan diatas, berikut ini akan dijelaskan juga kekurangannya :

  • Cakupan segmen jaringan tergantung dari kabel.
  • Jika jalur backbone putus, maka seluruh segmen jaringan akan putus.
  • Pengimplementasiannya sulit.


#5. Topologi Mesh

topologi mesh

fajar337

Topologi mesh memiliki hubungan yang jauh lebih banyak diantara peralatan-peralatan yang ada. Setiap peralatan yang ada di dalam jaringan saling terhubung satu dengan lainnya. kebanyakan jaringan yang menggunakan topologi mesh akan mengalami kesulitan dalam instalasi jika peralatan yang terhubung jumlahnya bertambah banyak. Jadi, jika komputer yang terhubung semakin banyak maka semakin banyak pula hubungan yang akan diatur. Topologi ini cocok untuk digunakan pada sistem jaringan yang kecil. Adapun karakter topologi mesh adalah sebagai berikut :

  • Setiap komputer mempunyai jalur sendiri-sendiri dengan komputer lain, sehingga tidak akan terjadi collision domain.
  • Jaringan topologi mesh terhubung langsung dengan komputer lain (peer to peer).


Topologi mesh memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangannya. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari topologi mesh :

  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan kekomputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya, sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja.
  • Privasi dan keamanan lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Mumudahkan proses mengidentifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antarkomputer.


Selain memiliki beberapa kelebihan diatas, berikut adalah beberapa kekurang dari topologi mesh ini :

  • Membutuhkan biaya yang relatif mahal.
  • Memerlukan ruang yang lebih luas karena banyaknya kabel yang digunakan.
  • instalasi dan konfigurasi yang sulit.


Artikel Terkait

Pengertian dan Macam Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email