Kamu Akan Mengerti Setelah Mendaki

1. Sebelum kamu mendaki, maka kamu harus menetapkan tujuan terlebih dahulu, mau sampai puncak gunung atau tidak. Begitu pula dalam menjalani hidup.




Tujuan mendaki gunung berbeda-beda. Kamu harus mampu menilai kemampuan diri sendiri serta keinginan yang kamu miliki sebelum mendaki gunung. Mendaki gunung tidaklah harus sampai pada puncaknya, kamu bisa saja mendirikan camp di separuh jalur pendakian.

Seperti halnya kehidupan, Hidup itu seperti naik gunung. Sebelum melakukan suatu hal, maka kamu harus menetapkan apa tujuan hidup kamu. Tidak perlu menjadi orang lain, tetapkan sesuatu yang kamu yakin dan bisa kamu capai. Dan juga kamu harus tahu apa yang benar-benar jadi keinginanmu yang akan membuatmu bahagia.

2. Menyiapkan rencana. Mulai semua peralatan dan kondisi tubuh demi mampu mencapai target yang ingin kamu gapai.




Mendaki gunung tidaklah sama dengan berwisata ke taman hiburan. Medan dan situasi yang akan kamu lewati sangat sulit dan tak tertebak begitupun dengan keadaan cuaca. Untuk itu kamu perlu perencanaan yang matang. Mulai dari menentukan waktu keberangkatan, jalur pendakian, titik tempat istirahat, persiapan semua perlengkapan dan memastikan kondisi tubuh yang fit. Mendaki tanpa rencana yang matang bisa membunuhmu, jadi ini bukan perkara main-main dan kesenangan belaka.

Begitupun dalam menjalani kehidupan. Kita harus selalu memulai langkah dengan perencanaan matang agar semua berjalan dengan baik-baik saja.

3. Kamu bisa mendaki sendirian, namun akan lebih baik jika kamu berjalan bersama teman.




Medan dan situasi yang berat akan terasa lebih ringan jika kamu memiliki teman seperjalanan. Alangkah baiknya kamu mencari teman yang mau mendaki bersamamu. Sendiri memang membuatmu melangkah lebih cepat, namun bersama teman akan membuatmu melangkah lebih jauh.
Begitu pula dengan menjalani hidup. Meskipun kamu merasa dapat menjalani hidup sendirian, percayalah kamu tetap butuh teman atau pendamping untuk menjalani hidup.

4. Mendaki bukanlah tentang menaklukan gunung, melainkan ialah perjalanan untuk menaklukan diri sendiri.




Tantangan dan situasi yang berat akan membuatmu berpikir untuk menyerah. Kelelahan, oksigen yang menipis dan hawa yang dingin, alasan yang cukup bagimu untuk menyerah. Kamu akan menyadari, bahwa mendaki bukan tentang menaklukan alam, namun lebih kedalam artian menaklukan diri sendiri.

Begitu pula dengan menajalani  kehidupan. Menjadi hebat bukan tentang menaklukkan dunia dan seisinya, tapi menaklukan ego diri sendiri dan mengendalikan diri sendiri.

5. Mencapai puncak tujuan butuh perjuangan dan pengorbanan. Bukankah perjalanan hidup juga begitu?




Puncak gunung yang jadi tujuanmu mendaki membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Setiap pendaki pasti merasakan hal ini. Tak ada pesawat atau kendaraan yang memudahkan perjalanan.

6. Kalau kamu ingin mendapatkan atau melihat sesuatu yang mengagumkan, keluarlah dari zona nyaman.




Gunung bukanlah merupakan zona nyaman bagi setiap orang. Perjalanan ke puncak gunung dan mendapatkan pemandangan indah itu butuh proses yang tak gampang, kamu harus berusaha lebih keras untuk hal itu. Mendaki gunung menunjukkan kamu berani keluar dari zona nyaman dan meninggalkan kemudahan hidup saat di perkotaan.

Sama halnya dengan menjalani kehidupan. Kesuksesan selalu datang bagi orang yang berani keluar dari zona nyaman. Kesuksesan adalah milik orang yang menerima dan melewati tantangan untuk menjadi lebih baik lagi.

7. Kita harus mengerti bahwasanya, tubuh kita bukan mesin. Sesekali kita butuh istirahat sejenak.




Saat mendaki gunung kamu akan tahu ada batasan bagi tubuh manusia untuk beraktivitas. Agar perjalananmu bisa sampai puncak, kamu butuh istirahat untuk mengisi ulang energimu untuk melanjutkan perjalanmu.

Begitu pula dalam hidup, di sela-sela kesibukanmu bekerja atau kuliah, kamu butuh mengistirahatkan tubuhmu. Bisa juga liburan, main sama teman-teman atau bercengkrama dengan keluarga bukankah kebahagian itu ketika berkumpul bersama orang-orang yang kita sayangi?.

8. Dengan mendaki gunung kamu akan mengerti, masih terdapat banyak sekali orang baik di dunia ini yang masih mau menolong.




Saat mendaki gunung, kamu akan menemui dan berpapasan dengan beragam karakter manusia. Namun begitu, satu hal yang pasti bahwa ketika kamu dalam situasi sulit, akan ada orang yang menolong dan membantumu. Entah menawarkan minuman atau hanya memberikan support padamu.

Sama halnya dengan hidup. Dunia ini masih banyak orang baik yang akan menemani perjalanan hidupmu. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang baik dan peduli. Apalagi, jika kamu juga baik pada orang lain, maka kebaikan itu pula yang akan kembali kepadamu

9. Kamu akan merasa kecil dan tak berdaya setelah sampai di puncak gunung.




Ketika sampai di puncak, ada rasa bahagia di hati. Kamu berhasil melewati semua rintangan untuk sampai di sini. Rasa puas ini hanya akan berlangsung beberapa menit, berikutnya kamu akan sadar bahwa kamu hanyalah titik kecil di dunia yang begitu besar dan luas. Ada rasa syukur atas semua nikmat yang diberikan Tuhan.

10. Kamu akan mengerti dan memahami arti dari makna pulang ke rumah. Bahwasanya keluarga adalah segalanya.




Tujuan mendaki gunung bukanlah hanya sekedar mencapai puncak, namun lebih dari pada itu, pulang ke rumah dengan selamat. Selama di gunung kamu akan sadar, bahwa rumah adalah tempat terbaik yang memberimu perlindungan dan kehangatan, hal yang tidak kamu dapat selama di gunung. Ini akan membuatmu lebih menghargai arti rumah, selalu berusaha untuk pulang ke rumah, tempatmu berasal. Jadi apapun kamu nanti, keluarga adalah tempat kembali.

Mendaki gunung sama dengan menjalani hidup. Kamu butuh kerendahan hati, konsistensi, strategi dan keteguhan niat untuk sampai pada apa yang kamu inginkan.

Artikel ini bukanlah murni dari tulisan saya, saya hanya menulis ulang sebagian kecilnya saja, jika sobat ingin membacanya bisa langsung klik disini 10 filosofi hidup yang kamu dapatkan setelah mendaki.

Terima kasih semoga bisa bermanfaat


0 Response to "Kamu Akan Mengerti Setelah Mendaki"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel